Ikan Teluk Minamata Beracun dan Berbahaya

minamata1

Ikan merupakan jenis bahan makanan yang bergizi tinggi. Kandungan gizi ikan sangat bagus terutama bagi ibu hamil dan menyusui serta anak-anak dalam masa pertumbuhan. Salah satu keunggulannya adalah adanya asam amino esensial yang mampu memberi nutrisi pada selubung mielin. Selubung mielin berperan penting dalam kecerdasan karena mampu mempercepat jalannya impuls dengan adanya loncatan impuls melewati nodus ranvier. Semakin tebal selubung mielin maka akan semakin cepat impuls dihantarkan menuju sinapsis untuk diteruskan menuju sel otak (neuron) lainnya.

Kebiasaan makan ikan pada masyarakat Jepang telah berdampak pada kecerdasan setiap anak yang lahir di Jepang. Konsumsi ikan juga berperan dalam meningkatkan ketahanan tubuh. Seperti diketahui bahwa konsumsi protein tinggi berperan dalam pertumbuhan, penggantian sel yang rusak serta dapat meningkatkan ketahanan tubuh.

Namun demikian, konsumsi ikan yang berasal dari Teluk Minamata pada tahun 1950an berakibat lain. Konsumsi ikan dan kerang dari perairan tersebut sangat beracun dan mematikan. Keracunan terjadi akibat ikan dan kerang yang dikonsumsi mengandung logam berat dalam konsentrasi diatas ambang batas. Logam berat yang dimaksud adalah merkuri atau air raksa (Hg). Merkuri dalam batas tertentu sangat berbahaya karena dapat mematikan sel neuron sehingga terjadi kelumpuhan syarat otak. Adanya kematian sel otak secara menyeluruh mengakibatkan koordinasi tubuh terganggu sehingga terjadi kelumpuhan total dan kematian.

Merkuri sangat berbahaya karena tidak dapat diuraikan serta sulit di buang kalau sudah masuk dalam jaringan tubuh. Konsentrasi merkuri yang sangat kecil dalam suatu perairan tetap berbahaya. Merkuri akan mengalami proses biomagnifikasi sehingga mencapai kadar yang mematikan di dalam ikan yang dikonsumsi. Biomagnifikasi merkuri merupakan proses penambahan kadar merkuri dalam jaringan tubuh hewan akibat proses pemangsaan. Merkuri pertama kali akan mengendap dalam plankton, ikan kecil yang memakan plankton-plankton akan mempunyai kadar merkuri yang lebih tinggi. Demikian juga ikan besar yang mengkonsumsi ikan kecil yang sudah mengandung tumpukan merkuri di dalam jaringan tubuhnya. Akibat paling besar adalah pada manusia yang mengkonsumsi ikan dengan kandungan merkuri konsentrasi tinggi.

Bagaimana tanggapan anda?

Priadi Setyawan, S.Pi. M.Si.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: